Search

Mengurangi Risiko Kecelakaan akibat Bahaya Listrik



Listrik dapat membunuh atau melukai orang dengan parah serta dapat menyebabkan kerusakan properti. Namun, kita dapat mengambil tindakan pencegahan sederhana saat bekerja dengan listrik, di dekat listrik dan bekerja menggunakan peralatan listrik. Dengan tindakan pencegahan ini secara signifikan dapat mengurangi risiko cedera pada diri kita sendiri, pekerja, dan orang lain di sekitar kita. Pencegahan risiko dapat dilakukan dengan berbagai cara, yakni:


  1. Standarisasi, pengamanan instalasi dan pemanfaat tenaga listrik untuk mewujudkan kondisi :

  • Keselamatan Kerja

Upaya mewujudkan kondisi aman bagi pekerja dari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kegiatan instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari perusahaan, dengan memberikan perlindungan, pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit yang timbul karena hubungan kerja yang menimpa pekerja.

  • Keselamatan Umum

Upaya mewujudkan kondisi aman bagi masyarakat umum dari bahaya yang diakibatkan oleh kegiatan Instalasi dan kegiatan ketenagalistrikan lainnya dari perusahaan, dengan memberikan perlindungan, pencegahan dan penyelesaian terhadap terjadinya kecelakaan masyarakat umum yang berhubungan dengan kegiatan Perusahaan.

  • Keselamatan Lingkungan

Upaya mewujudkan kondisi akrab lingkungan dari Instalasi, dengan memberikan perlindungan terhadap terjadinya pencemaran dan atau pencegahan terhadap terjadinya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan instalasi

  • Keselamatan Instalasi

Upaya mewujudkan kondisi andal dan aman bagi instalasi, dengan memberikan perlindungan, pencegahan dan pengamanan terhadap terjadinya gangguan dan kerusakan yang mengakibatkan instalasi tidak dapat berfungsi secara normal dan atau tidak dapat beroperasi.

  1. Sertifikasi

  2. Penerapan SOP (Standard Operational Procedure)

  3. Adanya pengawas pekerjaan

  4. Sertifikasi :

Sertifikasi laik operasi bagi instalasi penyediaan tenaga listrik:

  1. Sertifikasi kesesuaian dengan standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) untuk instalasi pemanfaatan tenaga listrik (Instalasi Pelanggan)

  2. Tanda keselamatan bagi pemanfaat tenaga listrik (alat kerja / rumah tangga)

  3. Sertifikasi kompetensi bagi tenaga teknik ketenagalistrikan Ketentuan


Keselamatan Ketenagalistrikan bertujuan untuk mewujudkan kondisi andal dan aman bagi instalasi, aman dari bahaya bagi manusia dan makhluk hidup lainnya serta bersifat ramah lingkungan.


30 views0 comments

Recent Posts

See All