JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap layanan perbankan melalui kepemilikan rekening.
Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah menugaskan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau biasa disebut BSI, untuk menyiapkan rekening bagi masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/9).
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat efektivitas penyaluran berbagai program pemerintah, mengutip dari CNBC Indonesia.
Baca Juga: BRIS bagi dividen Rp1,51 triliun awal Juni, naik 44% dari tahun lalu
/* Baca Juga Inline - Orange Theme (matching existing) */ .baca-juga-inline { margin: 20px 0; padding: 12px 15px; border-left: 4px solid #ff6b00; background-color: #fff8f0; font-size: 0.95rem; } .baca-juga-inline-label { font-weight: 600; color: #666; margin-right: 5px; } .baca-juga-inline-link { color: #0095DA; text-decoration: none; font-weight: 500; line-height: 1.5; } .baca-juga-inline-link:hover { color: #ff6b00; text-decoration: underline; } /* Mobile */ @media (max-width: 576px) { .baca-juga-inline { padding: 10px 12px; font-size: 0.9rem; } }
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden meminta agar masyarakat memiliki rekening yang dapat digunakan untuk mengakses layanan keuangan formal.
"Bapak Presiden meminta agar penduduk itu mempunyai rekening koran. Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat," ujar Airlangga seusai rapat.
Airlangga menjelaskan, pelaksanaan program tersebut akan memanfaatkan basis data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Data kependudukan tersebut nantinya akan dipadankan dengan sistem yang dimiliki Bank Indonesia, khususnya dalam ekosistem sistem pembayaran nasional.
"Dan nanti data yang dipakai adalah data dari Dukcapil dan data dari Dukcapil itu tentunya nanti akan dipadankan dengan sistem yang ada di Bank Indonesia, terutama untuk payment system-nya," kata Airlangga.
Pemerintah menilai kepemilikan rekening merupakan salah satu fondasi penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
Selain memperluas inklusi keuangan, rekening tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu kanal utama dalam penyaluran berbagai program pemerintah secara lebih tepat sasaran dan efisien.
Dengan pemanfaatan data kependudukan dan integrasi sistem pembayaran, pemerintah juga berupaya membangun basis layanan keuangan yang lebih terhubung dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung digitalisasi penyaluran bantuan dan program pemerintah. (DK)
—
Sumber: IDNFinancials — Prabowo minta semua warga punya rekening, BRI-BSI dapat mandat
© 2026 IDNFinancials. Dilarang memuat ulang tanpa atribusi.